RSS

Demokrasi Liberal Membuat NKRI terancam perpecahan (1)

08 Jun

Mari kita simak Geneologi  dari demokrasi :

Genealogi Konsep demokrasi

 secara konseptual berasal dari tradisi pemerintahan kota Yunani 2.500 tahun silam, yakni kota Athena.

 Kleistenes adalah orang yang sering ditunjuk sebagai cikal-bakal lahirnya paham demokrasi itu.bakal lahirnya paham demokrasi itu.

Pada tahun 508 SM,Kleistenes mengadakan beberapa pembaruan sistem kota Athena. Bentuk pemerintahan baru itu kemudian dinamakan demokratia, pemerintahan (oleh) rakyat

Pada awalnya, Kleistenes membagi para warga negara Athena ke dalam 10 “suku”  yang masing-masing terdiri atas beberapa demes .

Setiap demes mengirim 500 orang wakilnya sebagai anggota majelis selama satu tahun.anggota majelis.

Anggota majelis boleh menjabat maksimal dua kali selama hidupnya. Majelis yang berjumlah 500 itu harus mengambil keputusan mengenai semua  masalah yang menyangkut kehidupan kota dan daerah Athena..

Sistem politik Demokratia Ini diambil lalih  oleh cukup banyak polis Yunani lain, meskipun dengan beberapa interupsi, tapi sistem ini tetap bertahan diAthena sampai ditindas oleh Iskandar Agung pada tahun 322 SM. Istilah “demokrasi” (demokratia)  sendiri pertama kali dipakai oleh sejarawan Herodot ((490 -420 SM), sebagai sebutan untuk bentuk kenegaraan hasil pembaruan- pembaruan Kleistenes di Athena itu..

THOMAS HOBES (1588–1679) FILSUF Inggri

Mengembangkan teorinya dlm buku Leviathan (terbit th 1651) berdasarkan situasi kontradiktoris di Inggris . Dua kesimpulan :

pertama  tidak mungkin menata masyarakat dasarkan prinsip-prinsip normatif sebab prinsip-prinsip itu hanya dikemukakan sbg kedok emosi-emosi dan nafsu-nafsu yg plng rendah.. Maka dlm relasi sosial berlaku hukum “survival of the fittest”, homo homini lupus, bellum omnium contra omnes .

Kedua, utk mengatasi relasi masyarakat yg rusak diatas ke arah perdamaian, pengaruh emosi dan nafsu yg destruktif  ditata dan diatasi dg prjanjian yg menghasilkan Negara. Dlm perjanjian itu,individu menyerahkan hak-haknya  kpd negara.. Kendati demikian, Relasi negara dan individu tetaplah tdk sepadan sebab negara tampilkan diri bagaikan raksasa.. Bukan negara rechstaat melainkan machstaat..

Kelemahan Teori Hobbes

 1.Penguasa yg tegas akan terus mendapat perlawanan rakyat

2.Pandangan Hobbes terlalu deterministik dan pesimistik thdp amanusia.. Ia menolak kreativitas dan kebebasan manusia

3.Bila system lemah masyarakat kembali tidak taat (anarkis,destruktif)

4.Hobbes melupakan manusia sbg makhluk sosial

John Locke (1632–1704 paham negara liberal, Inggris)

 Manusia memiliki keadaan alamiah (state of nature). Yg dikedepankan adalah hak utkmenentukan, mempertahankan diri dan hakutk menghukum org yg melanggar hokum kodrat.

Kekuasaan bukan dari Allah, melainkan daripara warga. Maka perlu diawasi dan dibatasi oleh badan legislatif, eksekutif  dan federatif.

Kelemahan dan Keunggulan Paham Locke

 Kelemahan: :

1.Gagal menyelesaikan konflik agama dan Negara

2.Fungsi moral negara sbg penjaga hak milik perorangan lebih dipandang memihak pada kaya (K. Marx)

Keunggulan

1.Negara memperhatikan semua org dlm dlm pemenuhan hak

2.Semua org saling menjaga hak sesame

3.Konstitusi sbg jaminan

Montesquieu (1687–1755)

 

Seorang ahli hukum. Bekerja sebagai hakim, filsuf,pengarang umum dan penulis politik.

Pandangannya dipengaruhi John Locke : ttg pentingnya legislatif dan yudikatif

Perbedaan: yudikatif

Alasannya agar jangan ada lembaga yg terlalu kuat dan  masyarakat kuat dan  menghancurkan kebebasan masyarakat

model ini berdampak besar pada teori konstitusi politik di Barat.

Jean Jacques Rousseau (1712–1778)1778)

 Filsuf kelahiran Geneva,Geneva, SwissSwiss

Baginya : kemajuan dalam kesenian dan ilmu pengetahuan tidak emajukan , moralitas, melainkan merusak kemurnian moral manusia

Hal ini karena prancis pada masa itu menjadi puncak peradaban tp sekaligus puncak kemerosotan moral(korupsi)

Louis XIV “L’ETAT  C’EST MOI´

Usul: Retour a la natour/back to the nature

Kekuasaan raja dan bangsawan digantikan dengan kehendak umum rakyat´

Ia menolak sistim perwakilan rakyat

Keunggulan dan Kelemahan J.J Rousseau

Kunggulan :

Kehendak umum (Res Publica)

Kelemahan:

Pengawasan/sistem kontrolkontrol lemah.

Dengan kehendak umum, minoritas diabaikan

Lima Gugus Demokrasi

 Pandangan tokoh-tokoh  di atas, baik tokoh, baik secara implisit maupun eksplisit, sangat mewarnai wacana demokrasi modern, terutama menyangkut lima gugus ciri hakikinya, yakni:

negara hukum,

 pemerintahan yang di bawah kontrol nyata masyarakat,

pemilihan umum yang bebas,

prinsip mayoritas,

adanya jaminan terhadap hak-hak demokratis.

Corak demokrasi dalam Praksis

 RELATIF

Negara dituntut utk menerapkan sistem politik demokrasi sejauh memungkinkan/  kalau sudah dpt memenuhi kebutuhan paling dasar dari warga

Krn yg lebih ptng dr Demokrasi adlh :

negara melindungi nilai-nilai dan hak-hak masyarakat yg paling dasar

KONTEKSTUAL =>

Pelaksanaan Demokrasi selaras dg konteks sosial, kulural, religius dan politik:

memperhatikan realitas masypolitik:memperhatikan realitas masy

emokrasi bukan teori kaku dogmatis

Tuntutan pelaksanaan demokrasi yg secara berlebihan dapat berisiko

deblacklash  yg melahirkan anti-demokrasi.

DINAMIS

Demokrasi tdk bsa dinilai hitam putih

Demokrasi tdk prnh selesai, tdk ada demokrasi maksimal

Krn masyrkt terus berubah

Dinamika Demokrasi di Indonesia

 Kompleksitas diskursus demokrasi di Indonesia tak terlepas dari pandangan para tokoh demokrasi seperti Hatta dan Soepomo.. Terlepas idari kekhasan kultural Indonesia, pandangan- pandangan Hatta dan Soepomo itu mendapat pengaruh juga dari system demokrasi dinegara-negara Eropa..

Pemikiran Moh. Hatta

Berangkat dari paham kerakyatan => Paham kerakyatan dalam demokrasi Eropa bisa ditemukan dalam sistem kemasyarakatan tradisional, yakni desa-desa (dalam wujud musyawarah dan mufakat).

Demokrasi Bung Hatta bernuansa kerakyatan yang kuat, yang tidak terjadi pada sistem politik saja,melainkan juga sistem ekonomi.

Karena itulah Bung Hatta dikenal sebagai orang yang anti-feodalisme. Ia menentang keras kekuasaan politik. Ia menentang keras kekuasaan politik dan ekonomi negara Indonesia merdeka jatuh ketangan para ningrat atau bangsawan.

Kalau Indonesia sampai merdeka ..kekuasaan..jatuh kedalam tangan kaum ningrat Dan dalam Indonesia merdeka seperti itu, tidak berarti rakyat merdeka´ dan,akan tinggal tertindas, karena kekuasaan tentu jatuh kedalam tangan kaum ningrat´.

Sistem demokrasi yang diusulkan oleh Bung Hatta mendapat inspirasi dari system demokrasi Barat. Namun, tidak berarti bahwa Hatta berhasrat kuat menerapkan sistem demokrasi Barat dalam masyarakat Indonesia, sebab dia tetap tidak setuju dengan pola system demokrasi Barat,yang menurutnya sangat individualistis karena dasar pemikirannya adalah liberalisme.

Model demokrasi Barat itu hanya terjadi dalam bidang politik, sementara dalam bidang ekonomi tidak , karena perekonomian Negara –negara Barat dikuasai oleh Kapitalisme, atau kelompok minoritas elit, dan bukan milik dan untuk segenap rakyat..

Pemikiran Mr. Soepomo

Soepomo beranjak dari kata ³persatuan´Soepomo beranjak dari kata ³persatuan´untuk menjelaskan sistem demokrasi dalamuntuk menjelaskan sistem demokrasi dalamnegara Indonesia merdekanegara Indonesia merdeka

sistemsistem demokrasidemokrasi IndonesiaIndonesia harusharus mengekspresikanmengekspresikan ³semangat³semangat kebatinankebatinan bangsabangsa Indonesia´,Indonesia´, yakniyakni semangatsemangat persatuanpersatuan hiduphidup antaraantara satusatu golongangolongan dengandengan golongangolongan lainnya,lainnya, antaraantara duniadunia luar luar  dandan duniadunia batin,batin, antaraantara pemimpinpemimpin dandan rakyatnyarakyatnya..

Menurut SoepomoMenurut Soepomo

 Setiap anggota adalah bagian dari golongan .

etiap golongan adalah bagian dari sebuah bangsa..

Setiap unsur tersebut pribadi anggota dan golongan mempunyai hak dan kewajibannya yang khas dalam masyarakat..

Kewajiban tersebut harus dipahami dengan benar sesuai dengan posisi yang dimiliki masing-masing.

Paham ini dikenal dengan Paham Integralistik

Demokrasi Pancasila

Demokrasi Pancasila memang tidak luput dari pengaruh gagasan para pemikir  politik Barat pada umumnya.. Namun,para tokoh demokrasi Indonesia tidak mengadopsi begitu asaja sistemdemokrasi  negara Eropa dan  Amerika.. Dalam pandangannya tentang demokrasi, Hatta,Soepomo,Soekarno menekankan secara signifikan kekhasan kultur´ suku-suku bangsa diIndonesia.. Kekhasan kultural Indonesia inilah yang disebut sebagai sistem demokrasiPancasila..

Dari segi nama dan ide, demokrasi Pancasila memang sudah ada sejak tahun 1968.. Dari segi aplikasi politisnya, sebetulnya sudah bergulir  dalam pengalaman sejarahIndonesia memperjuangkan kemerdekaan nya,, terutama sejak jaman Kebangkitan Nasional 1908.. Sementara dari seg yuridis, paham demokrasi Pancasila itu sudah tercantum dalam pasal 28  UUD 1945, tentang kebebasan berserikat dan lberkumpul untuk mengeluarkan pendapat . Sementara masa reformasi perjuangan demokrasi Indonesia belum selesai ..

T antangan Demokrasi

Gelombang Demokrasi di Dunia

1.Daniel Bell


Pada milenium ketiga ini ideologi telah berakhir·

matinya ideologi.

Why ?

ada  2 alasan

1) Ideololgi tidak lagi merupakan ideologi tertutup tp telah berinteraksi dengan berbagai ideologi lain

2) Ideologi merupakan suatu sistem kepercayaan yg berusaha untuk menerjemahkan gagasan ke dalam enyatan sosial.kenyatan sosial.

Matinya ideologi: terjadi manakala  tindakan dilakukan hanya didasari oleh kebutuhan dan kepentingan sesaat atau kelompok tertentu

2. Francis Fukuyama


Pada milenium ketiga ini ideologimencapai kesempurnaannya yakni ideologi dekorasi liberal.

Yang sungguh rberakhir adalah sejarah:: prinsip-prinsip tama yg terkait dng hubungan social –politik telah tercapai dalam dan melalui demokrasi liberal

Demokrasi liberal

dianggap sebagai prinsip politik terakhir?

 Karena demokra si liberal menggantikan keinginan rasional mns : ingin diakui (recognized ) yg disebut harga diri

Samuel P.Huntington


Perbedaan budaya akan membawa pada benturan peradaban

Pada abad 21 konflik peradaban akan menggantikan konflik idelologis

Benturan peradaban terjadi karena 3 hal pokok:

1) Hegemoni (arogansi barat)

2) Intoleransi Islam

3)Fanatisme Konfusianisme

Implikasi Gelombang Demokrasi  Dunia Bagi Indonesia

 Pancasila ditengah kisaran arus demokrasi liberal  tetap kita tempatkan sbg kekuatan integerasi.

Pancasila tiadak menyidakan cetak biru·dalam prakisnya tp merupakan orientasi· praksis demokrasi khas Indonesia yg setiap kali tetap membutuhkan interpretasi..

 Praksis Demokrasi Indonesia sejatinya :P ANCASILA

Pancasila pada dasarnya merupakan ideolog yang terbuka dan membuka diri untuk dialogyang terbuka  untuk dialog antar budaya atau antar peradaban

Ini membutuhkan proses panjang apalagi hendak menjadikan PS,sebagai Pandangan Hidup

Persoalan Paradigma Demokrasi Indonesia

  DemokrasiDemokrasi

sistem & etos politiksistem & etos politik

Sebagai sistem politis, demokrasi adalah sebuah mekanisme politis untuk pengambilan keputusan public yang mewujudkan kepentingan umum..

Sementara sebagai etos politis, demokrasi adalah energi atau mentalitas yang menggerakkan individu -individu untuk menjalankan demokrasi.Dalamhal ini, baik sebagai system maupun etos politis, keduanya harus ditampilkan secara erentak dalam partisipasi demokratis.. Artinya, mekanisme demokrasi tidak mungkin terjadi tanpa energi demokrasi yang mendorongnya,dan energi demokrasi mendapat saluran realisasinya dalammekanisme demokrasi yang ada..

Macam2 Persoalan Paradigma Demokrasi

a.Feodalisme/neofeodalisme: Berbagai tindakan yg melecehkan persamaan di hdpn hukum, privilese, KKN, etnosentrisme

b.Neoliberalisme: Terjadi ketika hukum pasar menentukan, kapitalisme dan modal lebih berkuasa dari urusan politik

c.Teknokratisme: tampak dlm pembangunan yg tanpa mengindahkan sosio kultural, ekologi dsb.

d.Fundamentalisme Agama: terjadi ketika pandangan ttg hidup yg baik dari  suatu agama dipaksakan berlaku utk semua agama

e.Primordialisme: kecenderungan utk mensubordinatif pihak lain, tertutup pd pihak lain.

Akar  Persoalan – Persoalan P artisipasi Demokratis ( P ancasila)

 a.Ketidak samaan Struukktural :  ada yg diistimewakan di hadapan hukum sementara yg lain tdk. Ini bisa diatasi dg penegakan HAM, negara hukumdemokratis,civil society, pemilu yg fair,menghargai pluralisme

b.Lemahnya otonomi individu sementara terlalu kuatnya tendensi kolektivitas dalam kebudayaan .Ketidak berdayaan individu memunculkan frustrasi sosial belaka. Strategi utk atasi ini: membangun otonomi individu menuju kedewasaan (Theodore W.Adorno).

c.Pemikiran otoritas,Pemikiran otoritas,

cara berpikir Indonesia ABS.

Ruang publik hy mungkin berjalan secr bertanggungjawab manakala ada kebebasan berpikir sendiri.

Demokrasi Sebagai Proses Pembelajaran

 Intinya adalah pemberdayaan rakyat dalam menentukan dan mengambil keputusan yang konstruktif  bagi kepentingan publik.. Pemberdayaan rakyat ini menyangkut persoalan mendasar, yakni bagaimana mewujudkan kesejahteraan bersama tanpa merendahkan martabat kemanusiaan orang lain.

Dalam konteks itu, demokrasi tampak sebagai ´means´ (cara)bagaimana mengupayakan penyelenggaraan kepentingan publik demi kesejahteraan bersama dalam suatu komunitas..

Demokrasi sebagai ´means´ (cara) untuk mengorganisir kehidupan bersama dalam komunitas sosial selalu diwarnai oleh lima gugus cirinya, yakni negara hukum, pemerintahan yang di bawah kontrol nyata masyarakat, pemilihan umum yang bebas, prinsip mayoritas, adanya jaminan terhadap hak-hak demokratis secara eksplisit

Dalam konteks itu, demokrasi adalah paradigma hidup social yang pada prinsip menghargai perbedaan (ras, gender,kepercayaan, budaya, etnis, dan lain kepercayaan, budaya, etnis, dan lain–lain).Perbedaan selalu dipahami dan disikapi dengan wajar sebagai fakta sosial yang mengusung nilai-nilai berupa kesetaraan hak, keadilan,  kebenaran, kebebasan, tanggungjawab, dan kejujuran.Konstelasi perubahan masyarakat dalam proses berdemokrasi pun dimaknai sebagai proses belajar hidup bersama (learning to live together). Perspektif  learning to live learning together ini menuntut para rakyat untuk memiliki rasa tanggungjawab dan solidaritas sosial satu terhadap yanglainnya.

(bersambung……………)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 8, 2011 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: